Selasa, 27 Desember 2011

Kecerdasan adalah kombinasi dari karakter dan strategi.


Tugas
                      
          “STRATEGI BELAJAR MENGAJAR”
Dosen Pengasuh
Khairun      SUMARNI SAHJAT S.Pd, M.Pd.Si





             Oleh
NAMA         : MANSUR  SOLAIMAN
NPM           : 031 009 037
KELAS       : A
SEMESTER         : V (LIMA)


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KHAIRUN
 TERNATE
2011


MODEL-MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF
1.        Examples Non Examples
a.      Defenisi
Metode Examples non Examples adalah metode yang menggunakan media gambar dalam penyampaian materi pembelajaran yang bertujuan mendorong siswa untuk belajar berfikir kritis dengan jalan memecahkan permasalahan-permasalahan yang terkandung dalam contoh-contoh gambar yang disajikan.

b.      Langkah-langkah
1.        Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
2.        Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP
3.        Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar
4.        Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas
5.        Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
6.        Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
7.        Kesimpulan

c.       Kelebihan dan Kekurangan
Menurut Buehl (1996) keuntungan dari metode Examples non Examples antara lain:
1)        siswa berangkat dari satu definisi yang selanjutnya digunakan untuk memperluas pemahaman konsepnya dengan lebih mendalam dan lebih komplek.
2)        siswa terlibat dalam satu proses discovery (penemuan), yang mendorong mereka untuk membangun konsep secara progresif melalui pengalaman dari Example non Example.
3)        siswa diberi sesuatu yang berlawanan untuk mengeksplorasi karakteristik dari suatu konsep dengan mempertimbangkan bagian non example yang dimungkinkan masih terdapat beberapa bagian yang merupakan suatu karakter dari konsep yang telah dipaparkan pada bagian example.
Kekurangan dari metode Examples non Examples ini adalah:
1)        Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar.
2)        Memakan waktu yang lama.

2.        Picture And Picture
a.         Defenisi
Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis. Model ini sangat cocok digunakan untuk pembelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika.
b.         Langkah-langkah
1)             Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2)             Menyajikan materi sebagai pengantar
3)             Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
4)             Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
5)             Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
6)             Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
7)             Kesimpulan/rangkuman

c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan model pembelajaran Picture and Picture:
1)        Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa.
2)        Melatih berpikir logis dan sistematis.
3)        Membantu siswa belajar berpikir berdasarkan sudut pandang suatu subjek bahasan dengan memberikan kebebasan siswa dalam praktik berpikir,
4)        Mengembangkan motivasi untuk belajar yang lebih baik.
5)        Siswa dilibatkan daiam perencanaan dan pengelolaan kelas.

Kekurangan model pembelajaran Picture and Picture:
1)      Memakan banyak waktu
2)      Banyak siswa yang pasif.
3)      Guru khawatir bahwa akan terjadi kekacauan dikelas.
4)      Banyak siswa tidak senang apabila disuruh bekerja sama dengan yang lain
5)      Dibutuhkan dukungan fasilitas, alat dan biaya yang cukup memadai

3.        Numbered Heads Together
a.         Defenisi
NHT adalah salah satu tipe dari pembelajaran koperatif dengan sintaks: pengarahan, buat kelompok heterogen dan tiap siswa memiliki nomor tertentu, berikan persoalan materi bahan ajar (untuk tiap kelompok sama tapi untuk tiap siswa tidak sama sesuai dengan nomor siswa, tiap siswa dengan nomor sama mendapat tugas yang sama) kemudian bekerja kelompok, presentasi kelompok dengan nomor siswa yang sama sesuai tugas masing-masing sehingga terjadi diskusi kelas, kuis individual dan buat skor perkembangan tiap siswa, umumkan hasil kuis dan beri reward.
b.         Langkah-langkah
1.        Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2.        Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
3.        Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
4.        Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
5.        Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
6.        Kesimpulan

c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan model ini adalah:
1.         Setiap siswa menjadi siap semua.
2.         Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh.
3.         Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai.
Sedangkan kelemahannya adalah:
a.       Kemungkinan nomor yang dipanggil, dipanggil lagi oleh guru.
b.      Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru

4.        Skrip Kooperatif
a.         Defenisi
 Skrip kooperatif yaitu metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
b.         Langkah-langkah
  1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
  2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
  3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
  1. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
            Sementara pendengar :
         Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
         Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
  1. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
  2. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
  3. Penutup
c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan metode ini adalah:
a.       Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.
b.      Setiap siswa mendapat peran.
c.       Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.
  Sedangkan kekurangannya adalah:
a.       Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu.
b.      Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).

5.        Kepala Bernomor Struktur
a.         Defenisi
Model Pembelajaran Kepala Bernomor Struktur merupakan modifikasi dari model pembelajaran Numbered Heads Together. Perbedaan yang mendasar antara keduanya adalah pada penugasan dan masuk keluarnya  anggota kelompok. Model Kepala Bernomor Struktur adalah Model yang penggunaannya dengan cara siswa dikelompokkan dengan diberi nomor mendapat tugas berbeda dan nantinya dapat bergabung dengan kelompok lain yang bernomor sama untuk bekerja sama.
b.         Langkah-langkah
1.        Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2.        Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomorkan terhadap tugas yang berangkai
Misalnya :            siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor         dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan                        hasil pekerjaan dan seterusnya
3.        Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
4.        Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
5.        Kesimpulan
c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan model ini adalah:
1)                  Dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
2)                  Mampu memperdalam pamahaman siswa.
3)                  Melatih tanggung jawab siswa.
4)                  Menyenangkan siswa dalam belajar.
5)                  Mengembangkan rasa ingin tahu siswa.
6)                  Meningkatkan rasa percaya diri siwa.
7)                  Mengembangkan rasa saling memiliki dan kerjasama.
8)                  Setiap siswa termotivasi untuk menguasai materi.
9)                  Menghilangkan kesenjangan antara yang pintar dengan tidak pintar.
10)              Tercipta suasana gembira dalam belajar. Dengan demikian meskipun saat pelajaran menempati jam terakhir pun,siswa tetap antusias belajar.
Sedangkan kelemahannya adalah:
1)      Ada siswa yang takut diintimidasi bila Memberi nilai jelek kepada anggotanya (bila kenyataannya siswa lain kurang mampu menguasai materi)
2)      Ada siswa yang mengambil jalan pintas dengan meminta tolong pada temannya untuk mencarikan jawabnya.Solusinya mengurangi poin pada siswa yang membantu dan dibantu .
3)      Apabila pada satu nomer kurang maximal mengerjakan tugasnya, tentu saja mempengaruhi pekerjaan pemilik tugas lain pada nomer selanjutnya.

6.        Problem-Based Instruction (PBI)
a.         Defenisi
Problem-based instruction (PBI) adalah model pembelajaran yang berlandaskan paham konstruktivistik yang mengakomodasi keterlibatan siswa dalam belajar dan pemecahan masalah otentik (Arends et al., 2001).      
b.         Langkah-langkah

  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
  2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
  3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
  4. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
  5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan metode ini adalah:
1)      Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar diserapnya dengan baik.
2)      Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.
3)      Dapat memperoleh dari berbagai sumber.
Sedangkan Kekurangannya adalah:
1)      Untuk siswa yang malas, tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.
2)      Membutuhkan banyak waktu dan dana.
3)      Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini.

7.        Model Jigsaw (Model Tim Ahli)
a.         Defenisi
Model Jigsaw adalah model pembelajaran dimana siswa belajar dalam kelompok, bertanggung jawab atas penguasaan materi belajar yang ditugaskan kepadanya lalu mengajarkan bagian tersebut pada anggota kelompok lain. Model ini mendukung pembelajaran kontekstual.
b.         Langkah-langkah
1.        Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
2.        Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3.        Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
4.        Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
5.        Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
6.        Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
7.        Guru memberi evaluasi
8.        Penutup
c.         Kelebihan dan Kekurangan
Metode jigsaw memiliki beberapa kelebihan diantaranya :
1)        Memacu siswa berfikir kritis
2)        Memacu siswa untuk membuat kata – kata yang tepat agar dapat menjelaskan  kepada teman lain. Ini akan memacu siswa mengembangkan kemampuan verbal dan sosialnya
3)        Diskusi yang terjadi tidak di dominasi oleh siswa – siswa tertentu tapi semua siswa dituntut untuk menjadi aktif
Metode jigsaw juga memiliki beberapa kekurangan :
1)             Membutuhkan banyak waktu dibanding metode ceramah
2)             Bagi guru membutuhkan konsentrasi dan tenaga yang ekstra karena setiap kelompok membutuhkan penanganan yang berbeda.

8.        Model Student Teams – Achievement Divisions (STAD)
a.         Defenisi
STAD adalah salah satu model pembelajaran koperatif dengan sintaks: pengarahan, buat kelompok heterogen (4-5 orang), diskusikan bahan belajar-LKS-modul secara kolaboratif, sajian-presentasi kelompok sehingga terjadi diskusi kelas, kuis individual dan buat skor perkembangan tiap siswa atau kelompok, umumkan rekor tim dan individual dan berikan reward.
b.         Langkah-langkah
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)
  2. Guru menyajikan pelajaran
  3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
  4. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
  5. Memberi evaluasi
  6. Kesimpulan
c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan metode ini adalah:
1)             Seluruh siswa menjadi lebih siap.
2)             Melatih kerjasama dengan baik.
3)             Dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
4)             Meningkatkan kreativitas siswa.
5)             Dapat mendengar, menghormati, serta menerima pendapat siswa lain,
6)             Dapat mengurangi kejenuhan dan kebosanan,
7)             Dapat mengidntifikasikan perasaannya juga perasaan siswa lain,
8)             Dapat menyakinkan dirinya untuk orang lain dengan membantu orang lain dan menyakinkan dirinya untuk saling memahami dan saling mengerti.
Sedangkan Kekurangannya adalah:
1)             Anggota kelompok semua mengalami kesulitan.
2)             Membedakan siswa.
3)             siswa harus berani berpendapat atau menjelaskan kepada teman-temannya,
4)             siswa akan sedikit ramai ketika perpindahan kelompok (dari kelompok asal ke kelompok ahli dan sebaliknya),
5)             sarana dan fasilitas yang dibutuhkan dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD ini harus lengkap,
6)             pembelajaran kooperatif tipe STAD ini juga memerlukan banyak waktu.




9.        Artikulasi
a.         Defenisi
Artikulasi adalah mode pembelajaran dengan sintaks: penyampaian konpetensi, sajian materi, bentuk kelompok berpasangan sebangku, salah satu siswa menyampaikan materi yang baru diterima kepada pasangannya kemudian bergantian, presentasi di depan hasil diskusinya, guru membimbing siswa untuk menyimpulkan.

b.         Langkah-langkah
1.        Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai
2.        Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
3.        Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
4.        Suruhlan seorang dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
5.        Suruh siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
6.        Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
7.        Kesimpulan/penutup
c.         Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan metode ini adalah:
1)             Semua siswa terlibat (mendapat peran).
2)             Melatih kesiapan siswa
3)             Melatih daya serap pemahaman dari orang lain
4)             Cocok untuk tugas sederhana
5)             Interaksi lebih mudah
6)             Lebih mudah dan cepat membentuknya
7)             Meningkatkan partisipasi anak
Sedangkan kelemahannya adalah:
1)             Untuk mata pelajaran tertentu
2)             Waktu yang dibutuhkan banyak
3)             Materi yang didapat sedikit
4)             Banyak kelompok yang melapor dan perlu dimonitor
5)             Lebih sedikit ide yang muncul
6)             Jika ada perselisihan tidak ada penengah

10.    Mind Mapping
a.         Defenisi
Mind Mapping adalah metode mencatat kreatif yang memudahkan kita mengingat banyak informasi. Mind mapping sangat efektif bila digunakan untuk memunculkan ide terpendam yang kita miliki dan membuat asosiasi di antara ide tersebut.
b.         Langkah-langkah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar